Paket Hadiah Orang Beriman

📚 Kita harus bersyukur kita diberi kenikmatan bisa berada di majelis ilmu, kita semua diberi kesempatan duduk bersama orang-orang shalih di majelis ilmu ini, karna di sekitar kita ini bisa saja ada kekasih Allah. 📚 Ada yang qiyyamnya rajin, shalat subuhnya tidak pernah terlewat, namun tidak terlihat dari covernya daja, jadi kita tidak pernah tau mana dan hanya Allah yang tau. nikmat berteman dengan orang shaleh itu kita bisa mendapat syafaat dari teman kita yang shaleh, Terutama Ahlul Qur'an, bisa memberi syafaat untuk kita. 📚 Yang paling penting itu kajiannya bukan figurnya, jadi jangan ke majelis ilmu berbasis figur. 📚 Biasakan menjadi jamaa'ah yang mandiri, biasakan infaq untuk membayar kencleng untuk kebutuhan masjid dimana kita bermajelis ilmu, termasuk cara kita menghargai. 📚 Ada 3 Istilah : | Paket | HadiahOrang | beriman | Kebanyakan ga faham konsekuensi menjadi orang beriman = hadiah. Niatin Allah itu satu-satunya perlindungan, mengharapkn kebaikan dan surganya Allah.Hadiahnya ini berupa paket = kesatuan / package. Seperti contoh permen & bungkusnya, sudah 1 paket. Allah SWT berfirman : اَمْ حَسِبْتُمْ اَنْ تَدْخُلُوا الْجَـنَّةَ وَ لَمَّا يَأْتِكُمْ مَّثَلُ الَّذِيْنَ خَلَوْا مِنْ قَبْلِكُمْ ۗ مَسَّتْهُمُ الْبَأْسَآءُ وَا لضَّرَّآءُ وَزُلْزِلُوْا حَتّٰى يَقُوْلَ الرَّسُوْلُ وَا لَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مَعَهٗ مَتٰى نَصْرُ اللّٰهِ ۗ اَ لَاۤ اِنَّ نَصْرَ اللّٰهِ قَرِيْبٌ "Ataukah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) seperti (yang dialami) orang-orang terdahulu sebelum kamu. Mereka ditimpa kemelaratan, penderitaan, dan diguncang (dengan berbagai cobaan), sehingga rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya berkata, Kapankah datang pertolongan Allah? Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu dekat." (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 214) Sempit | Mudarat | Goncangan "Kalo Allah mencintai seorang Hamba, Allah pasti uji" Allah menghibur Rasul pada saat itu dengan surat ini. Allah SWT berfirman: اَلَمْ نَشْرَحْ لَـكَ صَدْرَكَ ۙ  "Bukankah Kami telah melapangkan dadamu (Muhammad)?," (QS. Al-Insyirah 94: Ayat 1) وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَ ۙ  "dan Kami pun telah menurunkan bebanmu darimu," (QS. Al-Insyirah 94: Ayat 2) الَّذِيْۤ اَنْقَضَ ظَهْرَكَ ۙ  "yang memberatkan punggungmu," (QS. Al-Insyirah 94: Ayat 3) وَرَفَعْنَا لَـكَ ذِكْرَكَ ۗ  "dan Kami tinggikan sebutan (nama)mu bagimu." (QS. Al-Insyirah 94: Ayat 4) فَاِ نَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا ۙ  "Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan," (QS. Al-Insyirah 94: Ayat 5) اِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا ۗ  "sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan." (QS. Al-Insyirah 94: Ayat 6) فَاِ ذَا فَرَغْتَ فَا نْصَبْ ۙ  "Maka apabila engkau telah selesai (dari sesuatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain)," (QS. Al-Insyirah 94: Ayat 7) وَاِ لٰى رَبِّكَ فَا رْغَبْ "dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap." (QS. Al-Insyirah 94: Ayat 8) Ayat 5 & 6 ini kesulitannya sama tapi yusronnya banyak. Yusri = kesulitan yang definitif (satu). Yusron = kemudahan yang belum definitif ( banyak kemudahannya). " Seandainya kesulitan itu datang dan masuk dalam lubang ini, maka akan datang kemudahan ia turut masuk kedalam lubang tersebut sampai ia mengeluarkan kesulitan tadi. Lantas turunlah ayat yang disebutkan diatas. " ( Hadist Riwayat Al-Hakim dalam Al-Mustadrak 2 : 255 ) 📚 Rancang plan hidup dengan biasakan shalat di sepertiga malam, kalo kita lewati 1 kesulitan akan mendapat banyak kemudahan, yang namanya surga itu melalui proses banyak kesulitan. 📚 Nikah itu sulit, tapi dibalik itu banyak kemudahan berbeda dengan pacaran, Mudah tapi banyak kemudaratan. 📚 Dibalik 1 kesulitan, pasti ada banyak kemudahan Seperti contoh Nabi Ismail kesulitan air lalu Allah beri Air Zam-Zam yang kemudahannya dirasakan bukan hanya untuk Nabi Ismail namun untuk kita juga sampai sekarang. 3 Langkah menghadapi paket Hadiah dari Allah : 1) Taubat Ketika kesulitan datang, segera bertaubat. Allah SWT berfirman: مَاۤ اَصَا بَكَ مِنْ حَسَنَةٍ فَمِنَ اللّٰهِ ۖ وَمَاۤ اَصَا بَكَ مِنْ سَيِّئَةٍ فَمِنْ نَّـفْسِكَ ۗ وَاَ رْسَلْنٰكَ لِلنَّا سِ رَسُوْلًا ۗ وَكَفٰى بِا للّٰهِ شَهِيْدًا "Kebajikan apa pun yang kamu peroleh adalah dari sisi Allah dan keburukan apa pun yang menimpamu, itu dari (kesalahan) dirimu sendiri. Kami mengutusmu (Muhammad) menjadi Rasul kepada (seluruh) manusia. Dan cukuplah Allah yang menjadi saksi." (QS. An-Nisa' 4: Ayat 79) 2) Sabar Berprasangka baik kepada Allah. Misal, Pagi-pagi tuh ubah prasangka baik anda kepada Allah supaya mendapat rezeki. Kemudian, Begitu ada dakwah yang sulit, itu tantangan untuk kalian cari mesjid yang awalnya sepi supaya banyak jama'ah yang datang karna setelah ada kesulitan akan ada kemudahan, apalagi dijalan dakwah ini. 3) Bersyukur Melihat setiap kesulitan yang didapat dengan Qur'an agar selalu khusnudzon. Mata ma'rifat = mata yang melihat Allah, percaya kemudahan yang akan Allah berikan. Allah mau kasih anugrah, hadiah, kemudahan. Allah bungkus dengan kado = kesulitan. Menjadikan kita selalu bersyukur. Diibaratkan ada 1 gelas air ditambah 1 sendok garam Jadi asin. ( jadi konflik ) Tapi 1 sendok garam ditambah ke danau Tidak terasa asin. ( tidak jadi konflik) Di hati yang sempit segala sesuatu akan selalu menjadi konflik, tapi dihati yang lapang semua akan terasa tenang dan selalu berkhusnudzon. 📚 Lapang dada itu modal kita untuk ikhlas. Hati lapang rezeki datang Hati sempit rezeki sedikit *Robbis rohlii shodrii, wa yassirlii amrii, wahlul ‘uqdatam mil lisaani yafqohu qoulii’ [Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku” (QS. Thoha: 25-28)* - Jazakumullah khayr, Afwan bila ada kesalahan - Resume kajian lainnya ada di @tulisanensa.